Kuliah Umum: UMAIN Malang Mendorong Penguatan Peran Pemuda dalam Pembangunan Bangsa

Search

Kuliah Umum: UMAIN Malang Mendorong Penguatan Peran Pemuda dalam Pembangunan Bangsa

admin

Universitas Modern Al-Rifa’ie Indonesia Malang (UMAIN Malang) menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pengembangan kepemudaan di Indonesia melalui penyelenggaraan kuliah umum bertema “Peran Pemuda dalam Pembangunan Bangsa”. Acara yang berlangsung di Auditorium UMAIN Malang ini menarik perhatian publik dan dihadiri ratusan mahasiswa, akademisi, serta tokoh masyarakat dari wilayah Malang Raya.

Rektor UMAIN Malang, Dr. KH. Ahmad Muflih Azam, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa Indonesia tengah berada pada fase demografi yang menentukan arah masa depan bangsa. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan generasi muda tidak hanya menguasai keterampilan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kesadaran kebangsaan yang kuat dan berjiwa wirausaha.

Bagi UMAIN Malang, kuliah umum ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi bagian dari upaya institusional untuk memperkuat posisi kampus sebagai pusat pembinaan pemuda yang adaptif terhadap kebutuhan bangsa. UMAIN berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tuntutan era baru mulai dari literasi digital, kewirausahaan sosial, hingga kepemimpinan berbasis nilai.

Penyelenggaraan kuliah umum ini sekaligus menegaskan langkah UMAIN Malang untuk memperluas kontribusinya dalam diskursus nasional mengenai pembangunan SDM. Kampus ini berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya kompetitif di tingkat global, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan keberanian untuk memimpin perubahan serta memiliki jiwa wirausaha.

Acara ditutup dengan penegasan bahwa pembangunan bangsa merupakan proses kolektif yang membutuhkan partisipasi aktif pemuda. Dengan dukungan institusi pendidikan seperti UMAIN Malang, generasi muda diharapkan mampu tampil sebagai aktor utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Kuliah umum menghadirkan KH. Khoirul Hafidz Fanani, MHI., Ketua BAZNAS Kabupaten Malang, sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia menguraikan berbagai tantangan pembangunan yang saat ini dihadapi Indonesia, termasuk percepatan transformasi digital, ketimpangan antarwilayah, dan dinamika sosial yang terus berubah. Kondisi tersebut, katanya, menuntut pemuda untuk lebih kritis, inovatif, dan mampu mengembangkan solusi yang aplikatif.

Leave a Comment